Beranda / Opini / Paddy Pimblett Tidak Pantas Disebut GOAT UFC, Ini Pernyataannya

Paddy Pimblett Tidak Pantas Disebut GOAT UFC, Ini Pernyataannya



Pemegang gelar kelas ringan, Paddy Pimblett, menyatakan bahwa Khabib Nurmagomedov tidak layak disebut sebagai GOAT UFC karena kariernya yang terlalu singkat.



Pimblett kembali memicu kontroversi dengan pernyataannya yang provokatif. Ia mengkritik kualifikasi Khabib Nurmagomedov untuk masuk dalam jajaran petarung terhebat sepanjang masa di UFC.

Hingga saat ini, tidak ada standar resmi yang menentukan siapa seorang petarung bisa disebut sebagai GOAT (Greatest of All Time) di UFC. Namun, nama Khabib sering muncul dalam diskusi tersebut setelah prestasinya yang luar biasa selama berkarier di UFC.

Khabib memiliki rekor pertandingan 29-0 dan berhasil menjadi pemegang sabuk kelas ringan selama kariernya. Meski demikian, menurut Pimblett, pencapaian itu belum cukup untuk menjadikannya GOAT UFC.

“Para penggemar Khabib di internet sekarang lebih buruk daripada penggemar Conor,” ujar Pimblett dikutip dari Bloody Elbow.

“Ini memalukan. Anda tidak bisa mengatakan hal buruk tentang dia.”

“Saya bilang dia bukan GOAT, tetapi saya bilang dia adalah GOAT kelas ringan.”

“Orang-orang tidak memperhatikannya, hanya berkata, Oh, kamu bilang dia bukan GOAT, begini dan begitu.”

“Saya mulai disebut pembenci Muslim karena saya bilang dia bukan yang terhebat sepanjang masa.”

“Dan dia bukan. Saya tidak peduli apa kata orang, dia bukan GOAT,” tegasnya.

Opini: Jejak Jokowi yang Mengalir Jauh

Menurut Pimblett, seorang petarung harus memiliki karier yang panjang di UFC untuk layak disebut sebagai GOAT.

“Anda harus memiliki karier yang panjang di olahraga ini untuk menjadi GOAT,” ucap Pimblett.

“Dia (Khabib) belum memilikinya,” tambahnya.

Pimblett juga menilai Khabib terlalu banyak menuntut seperti yang dilakukan “Karen”, julukan untuk wanita penuntut.

“(Nurmagomedov) telah menjadi Karen di dunia MMA…” ucap Pimblett.

“Lihat dia di podcast bersama Mike Tyson beberapa hari yang lalu? Dia bilang, ‘Bisakah kau menyingkirkan makanan cepat saji dan ganja ini?’ Tidak, Nak, ini podcastnya (Tyson), dia akan melakukan apa yang dia mau. Diamlah,” tutur Pimblett.

The Baddy ingin membuktikan bahwa dirinya bisa mengikuti jejak Khabib. Bahkan, Pimblett bersedia naik kelas untuk melawan Conor McGregor, seperti yang dilakukan Khabib.

Mualaf atau Bukan?

Setelah kemenangan atas Saint-Denis di UFC 329, Pimblett tidak segan untuk naik ke kelas welter melawan Conor yang baru saja dikalahkan Max Holloway.

“Aku ingin itu kembali, aku ingin melawannya lagi sebelum dia (Conor) pensiun. Saatnya kembali ke jalur kemenangan…” ucap Pimblett.

“Gila bisa berada di kartu pertandingan yang sama dengan Conor McGregor.”

“Senang rasanya dia kembali, ini mungkin akan menjadi UFC yang paling banyak ditonton sepanjang masa.”

“Saya ingin bertarung lagi sebelum akhir tahun, saya akan melawannya di kelas welter di akhir tahun di Madison Square Garden.”

“Kita harus membiarkan semuanya berjalan apa adanya,” pungkasnya.

Namun, pertarungan antara Pimblett dan McGregor sulit terwujud dalam waktu dekat setelah McGregor mengalami cedera saat melawan Holloway.

Sementara itu, Pimblett berpotensi kembali mendapat pertarungan sabuk kelas ringan setelah kemenangannya di UFC 329.

Khabib Nurmagomedov Bukan GOAT UFC, Ini Pendapat Paddy Pimblett

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×