Beranda / Pendidikan / XJTLU kuatkan posisi di Indonesia, pilih pendidikan internasional

XJTLU kuatkan posisi di Indonesia, pilih pendidikan internasional

XJTLU Memperkuat Kehadiran di Pasar Indonesia



Xi’an Jiaotong-Liverpool University (XJTLU) adalah sebuah universitas kemitraan internasional yang dibentuk melalui kolaborasi antara Xi’an Jiaotong University dari Tiongkok dan University of Liverpool dari Inggris. Seiring berjalannya waktu, XJTLU terus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan global terdepan, khususnya di pasar Indonesia.

Indonesia saat ini menjadi pasar internasional terbesar bagi XJTLU. Saat ini, sekitar 700 mahasiswa Indonesia sedang menempuh studi di universitas tersebut. Untuk bulan September mendatang, jumlah aplikasi sarjana dari Indonesia telah mencapai lebih dari 1.500 orang atau sekitar 38% dari total aplikasi internasional. Hal ini menunjukkan minat yang besar dari mahasiswa Indonesia terhadap pendidikan yang ditawarkan oleh XJTLU.

Professor Youmin Xi, Executive President of XJTLU, menjelaskan bahwa XJTLU memiliki tenaga pengajar yang berasal dari lebih dari 60 negara dan wilayah berbeda. Selain itu, mahasiswa di kampus XJTLU juga berasal dari hampir 100 negara dan wilayah yang berbeda. Dengan demikian, mahasiswa di kampus ini sudah terbiasa dengan atmosfer yang penuh keragaman budaya.

Model edukasi XJTLU dirancang untuk membantu mahasiswa tumbuh dengan kemampuan berpikir yang cepat dan penuh kebijaksanaan. Mereka dapat mengembangkan berbagai kemampuan, termasuk kemampuan berkolaborasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain itu, XJTLU juga memberikan dukungan untuk membangun “wisdom”, yaitu kemampuan berpikir mendalam sekaligus kebijaksanaan, dengan mengintegrasikan pengetahuan dari perspektif Barat dan Timur.

Saat ini, XJTLU menawarkan lebih dari 100 program gelar di berbagai bidang seperti sains, teknik, bisnis, keuangan, arsitektur, perencanaan kota, bahasa, dan budaya. Semua program diajarkan dalam bahasa Inggris, kecuali mata kuliah umum dan dasar. Mahasiswa sarjana akan menerima dua gelar: gelar XJTLU yang diakui oleh Kementerian Pendidikan Tiongkok dan gelar yang diakui secara global dari University of Liverpool. Sementara itu, mahasiswa pascasarjana hanya menerima gelar dari University of Liverpool yang diakui oleh Kementerian Pendidikan. Seluruh departemen akademik di XJTLU juga menawarkan program PhD, yang mendukung visi XJTLU untuk menjadi universitas internasional berbasis riset di Tiongkok dan universitas Tiongkok yang diakui secara global karena keunikannya.

Kepala LLDikti Wilayah I: Unpri Jadi Universitas Dunia dan Riset Unggulan

Dari perwakilan alumni, Tuty Julfa berbagi pengalamannya ketika menempuh pendidikan di XJTLU. Ia merasa sangat beruntung dapat berkuliah di XJTLU karena tidak hanya meningkatkan kemampuan hard skill, tetapi juga soft skill untuk pengembangan karier. Selain itu, ia juga belajar bagaimana mengasah kegigihan dan ketekunan, yang merupakan hal-hal penting dalam membentuk dirinya sebagai individu yang lebih baik.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi internasional, XJTLU telah mendirikan perwakilan resmi di Indonesia pada tahun 2024. Kehadiran ini berperan penting dalam memperkuat hubungan dengan calon mahasiswa, mitra pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya. Pada Juni tahun ini, XJTLU juga menambah staf rekrutmen di Indonesia guna meningkatkan layanan dan jangkauan untuk calon mahasiswa.

XJTLU juga menjalin kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan terkemuka di Indonesia, termasuk universitas seperti Binus University, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Petra Christian University Surabaya. Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan agen pendidikan serta sekolah lokal dan internasional.

Dengan momentum pertumbuhan yang kuat di Indonesia, XJTLU semakin menegaskan perannya sebagai gerbang global bagi generasi muda untuk meraih pendidikan kelas dunia dan peluang karier internasional.

Tahun ini adalah tahun ke-20 bagi XJTLU. Dunia di masa depan membutuhkan pilar baru—yaitu individu yang mampu bekerja berdampingan dengan AI. Sejak tahun pertama, mahasiswa XJTLU sudah belajar apa itu AI, bagaimana cara menggunakan AI, dan apa itu etika AI. Di tahun kedua, mereka akan mulai belajar bagaimana menggunakan AI dengan benar pada mata kuliah Matematika, Teknik, atau Ilmu Sosial. Di tahun ketiga, mereka akan dibantu oleh AI untuk melakukan penelitian agar pemahaman mereka lebih mendalam. XJTLU menggunakan AI untuk mendukung edukasi, melakukan upgrade, restructure, dan reshape. Namun, XJTLU tidak ingin menggunakan AI untuk menggantikan edukasi. Filosofi XJTLU adalah X plus AI, bukan AI plus X. AI tidak hanya belajar, tetapi juga bertahan untuk masa depan.

Bukan soal harga, ini alasan sekolah swasta di Tegal jadi pilihan utama orangtua

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×