Manfaat Sauna untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Sauna tidak hanya menjadi tempat untuk melepaskan stres setelah hari yang melelahkan, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Awalnya, sauna adalah praktik yang berasal dari Finlandia sejak lebih dari 2000 tahun lalu. Sauna modern kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi bagian dari gaya hidup sebagian orang.
Berikut beberapa manfaat sauna yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang:
1. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Salah satu manfaat sauna yang jarang disadari adalah efeknya yang mirip dengan latihan kardio. Meski hanya duduk diam di ruangan panas, tubuh mengalami respons fisiologis yang serupa dengan aktivitas aerobik. Ilmuwan olahraga Rachelle Reed menjelaskan bahwa segala hal yang meningkatkan suhu inti tubuh membuat tubuh bekerja lebih keras, baik saat berolahraga maupun bersantai di sauna.
Pengguna sauna mengalami peningkatan detak jantung, pernapasan, keringat, dan curah jantung. Pergeseran aliran darah ini dapat membantu mendukung kesehatan dan kelenturan pembuluh darah. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sauna empat hingga tujuh kali per minggu memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 48 persen lebih rendah dibanding mereka yang hanya melakukannya sekali seminggu.
2. Mempercepat Pemulihan Otot
Sesi sauna setelah olahraga berat bisa mempercepat pemulihan otot dan mengurangi rasa nyeri. Menurut Andy Franklyn-Miller, kepala petugas medis dan inovasi di Nuritas, panas membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan pemulihan neuromuskular dengan meningkatkan hormon pertumbuhan dan protein kejut panas.
Penelitian menunjukkan bahwa atlet yang menambahkan sesi sauna setelah latihan intens melihat fungsi otot yang lebih baik dibanding mereka yang melewatkannya. Manfaat ini juga meluas pada peningkatan daya tahan dan kenaikan VO2 maks, yaitu ukuran kemampuan tubuh menyerap serta menggunakan oksigen saat berolahraga.
3. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kesehatan Mental
Beberapa menit di sauna memberikan efek menenangkan bagi tubuh dan pikiran. Kebiasaan ini membantu menurunkan stres, meredakan kecemasan, dan bahkan memperbaiki suasana hati pada depresi ringan. Panas merangsang zat kimia pemicu rasa senang seperti endorfin dan serotonin, yang membantu kita merasa lebih bahagia, lebih rileks, dan tidur lebih baik.
Penelitian mengungkap bahwa pengguna sauna rutin dilaporkan memiliki tingkat kebahagiaan, energi, dan kesehatan mental yang lebih baik.
4. Memberikan Kilau Kulit yang Bercahaya
Banyak orang keluar dari sauna dengan wajah tampak segar karena sirkulasi darah meningkat, sehingga distribusi nutrisi dan oksigen menjadi lebih efisien. Sauna juga membuka pori-pori, yang membantu membersihkan kotoran. Jika kamu menggunakan sauna inframerah atau cahaya merah, ada manfaat tambahan, seperti meningkatkan produksi kolagen.
Dokter kulit Nicole Neuschler, M.D. menambahkan, sauna bekerja seperti pembersih bagi pori-pori yang tersumbat. Keringat dan pelebaran pembuluh darah membantu membuang sisa kotoran, sehingga kulit terlihat lebih cerah. Namun, pemilik rosacea, kulit berminyak, atau rentan jerawat perlu berhati-hati agar tidak iritasi.
5. Memperkuat Skin Barrier
Alih-alih membuat kulit kering, kebiasaan sauna justru dikaitkan dengan kulit yang lebih tahan dan terhidrasi. Penggunaan sauna secara teratur memperkuat penghalang kulit (skin barrier), lapisan terluar yang disebut stratum korneum, yang melindungi kulit dari iritan, bakteri, dan kehilangan kelembapan.
Sebuah penelitian terkontrol menunjukkan, sauna rutin menurunkan kehilangan air melalui kulit, sehingga kulit lebih “terlatih” dalam menahan kelembapan dan menghadapi stres panas. Relaksasi juga berperan penting dalam menurunkan peradangan.
6. Meningkatkan Fungsi Paru dan Kekebalan Tubuh
Sauna rutin dikaitkan dengan fungsi paru yang lebih baik, dan kemungkinan lebih kecil terkena infeksi saluran napas. Penelitian menunjukkan, para pengguna sauna yang rutin melakukannya, mengalami lebih sedikit infeksi pernapasan dan pembersihan saluran napas yang lebih baik. Ini kemungkinan karena panas membantu membuka saluran napas dan memberi dorongan ringan pada sistem kekebalan.
7. Mengurangi Nyeri Kronis
Bagi penderita nyeri kronis, sauna dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Franklyn-Miller menerangkan, panas meningkatkan sirkulasi dan melepaskan endorfin, sehingga membuat nyeri akibat radang sendi atau fibromialgia terasa lebih terkendali. Bahkan, satu penelitian menemukan, orang dengan kondisi rematik mengalami penurunan nyeri hingga 70 persen setelah terapi sauna.



Komentar