JAKARTA,
Tokyo Auto Salon 2026 Menampilkan Mobil Modifikasi yang Unik
Tokyo Auto Salon 2026 menjadi ajang yang menarik bagi penggemar mobil modifikasi. Di dalam pameran tersebut, terdapat banyak kendaraan yang diubah dengan gaya dan desain yang sangat berbeda dari aslinya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah mobil kecil yang dimodifikasi oleh Pandem Rocket Bunny dan Takahashi Jun.
Mobil ini merupakan versi modifikasi dari Suzuki Twin, sebuah kendaraan kei car yang hanya dipasarkan di Jepang. Dalam proses modifikasinya, Rocket Bunny mengubah bentuk dan performa Twin agar terlihat lebih sporty dan modern. Mereka memberikan julukan khusus untuk mobil ini, yaitu “Choro-Q”.
Suzuki Twin sendiri memiliki mesin 3-silinder yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 27 tk. Bobotnya juga sangat ringan, hanya sekitar 540 kg. Secara bentuk, Twin adalah hatchback yang biasanya digunakan untuk kebutuhan harian. Namun, di tangan Rocket Bunny, mobil ini diubah menjadi bentuk sedan dengan desain yang bantat atau gemoy.
Takahashi Jun, salah satu pengembang proyek ini, menjelaskan bahwa tujuan utama dari modifikasi ini adalah mengubah Choro-Q menjadi sistem penggerak roda belakang (RWD). Selain itu, mesin asli yang hanya memiliki 3 silinder akan diganti dengan mesin rotary yang lebih kuat dan efisien.
Paket bodykit R32 yang dikembangkan oleh Rocket Bunny untuk Suzuki Twin dibanderol dengan harga sekitar 4.200 dolar AS atau setara dengan Rp 70 jutaan. Meskipun harganya cukup mahal, paket ini memerlukan beberapa proses pemotongan pada bodi asli dan penyesuaian pada fender dalam. Selain itu, bodykit ini dikirim dalam kondisi belum dicat, sehingga pemilik harus melakukan pengecatan ulang secara keseluruhan.
Kehadiran mobil seperti Suzuki Twin dengan ubahan yang cukup signifikan sangat jarang ditemui di ajang Tokyo Auto Salon. Oleh karena itu, mobil ini langsung menjadi sorotan utama selama pameran berlangsung.
Keunikan dan Keterbatasan Kei Car
Kei car seperti Suzuki Twin memang memiliki kelebihan dalam hal ukuran dan bobot yang ringan. Namun, dalam konteks modifikasi, mereka juga memiliki keterbatasan. Misalnya, mesin 3-silinder yang digunakan tidak mampu memberikan tenaga yang cukup untuk mendukung modifikasi ekstrem.
Namun, dengan adanya modifikasi seperti yang dilakukan oleh Rocket Bunny, kei car bisa menjadi kendaraan yang sangat menarik dan unik. Proses modifikasi ini juga menunjukkan betapa fleksibelnya desain mobil kecil jika diberi sentuhan kreatif dan teknologi modern.
Selain itu, kehadiran mobil ini di Tokyo Auto Salon 2026 juga menunjukkan bahwa para penggemar mobil modifikasi tidak hanya tertarik pada mobil besar, tetapi juga pada mobil kecil yang memiliki potensi besar untuk diubah.
Dengan demikian, mobil yang disebut sebagai Choro-Q ini bukan hanya sekadar mobil modifikasi, tetapi juga representasi dari inovasi dan kreativitas dalam dunia otomotif.



Komentar