PALANGKA RAYA, .CO
– Seorang lansia berinisial MY (64) ditemukan meninggal dunia di sebuah penginapan Jalan Nias, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, pada hari Minggu (11/1/2026).
Peristiwa tersebut segera ditangani oleh Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) Divisi Penyelamatan Jiwa Manusia setelah menerima laporan dari Polsek Pahandut.
Kabag Ops ERP Palangka Raya, Yustinus Exaudi yang akrab disapa Nago mengungkapkan bahwa timnya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan sesuai prosedur kemanusiaan.
“Setelah menerima laporan dari Polsek Pahandut terkait penemuan jenazah di kamar penginapan, tim ERP langsung menuju lokasi kejadian,” ujar Nago.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Unit Inafis, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidur dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diketahui merupakan wiraswasta asal Pekanbaru. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ada indikasi tindak pidana,” jelas Nago.
Ia menambahkan bahwa korban memiliki riwayat sakit, diduga diare akut, dan di lokasi kejadian ditemukan sejumlah obat-obatan yang menguatkan dugaan medis tersebut.
Selanjutnya, di bawah pimpinan Korlap Anang Rahman, Tim ERP melakukan evakuasi jenazah sesuai SOP kemanusiaan menggunakan ambulans ERP Unit 02 menuju Ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus untuk proses visum et repertum.
“Proses evakuasi berjalan aman dan kondusif. Jenazah telah diserahterimakan kepada pihak medis dan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Termasuk proses pemulangan ke daerah asal,” pungkasnya.
Emergency Response Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus hadir secara cepat dan profesional dalam setiap situasi darurat sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat Kota Palangka Raya.
Proses Penanganan Jenazah
- Tim ERP bertanggung jawab untuk menangani segala proses evakuasi jenazah
- Mereka bekerja sama dengan pihak medis dan kepolisian untuk memastikan proses dilakukan secara tertib dan sesuai aturan
- Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
- Setelah proses visum et repertum selesai, jenazah akan dipulangkan ke daerah asal korban
Peran Tim ERP
- Tim ERP berperan penting dalam menangani keadaan darurat
- Mereka selalu siap untuk bergerak cepat dan profesional
- Tujuan utama adalah memberikan pelayanan kemanusiaan yang optimal kepada masyarakat
- Dengan adanya tim seperti ERP, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman
Komentar dari Kabag Ops
- Kabag Ops ERP, Yustinus Exaudi, menyampaikan bahwa timnya selalu siap untuk menangani segala jenis situasi darurat
- Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada indikasi tindak pidana dalam kasus ini
- Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tanpa adanya tanda-tanda kekerasan
- Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit yang bisa menjadi penyebab kematian
Kesimpulan
- Kasus kematian MY (64) di Palangka Raya telah ditangani dengan baik oleh Tim ERP
- Proses evakuasi dan pemeriksaan dilakukan sesuai standar yang berlaku
- Tidak ada indikasi tindak pidana, sehingga kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat
- Keberadaan tim seperti ERP sangat penting dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang optimal kepada masyarakat



Komentar